Setelah kemarin kita bahas ttg...

Setelah kemarin kita bahas ttg...

Setelah kemarin kita bahas ttg ROE, selanjutnya indikator yg perlu kita amati adalah Price to Book Value (PBV). Indikator ini yg menggambarkan harga yg harus dibayar untuk membeli “nilai” suatu barang/perusahaan. Gampangnya seperti ini, misal saya jual HP yg “nilai”nya 1juta dan saya jual di harga 1juta. Maka harga = nilai (PBV 1x). Inilah harga wajarnya. Beda jika trnyta yg minat HP saya banyak sedang stock HP hanya sedikit dan akhirnya kejual di harga 1,5 juta (PBV 1,5x), inilah harga premium. Beda lagi jika trnyta tidak ada yg minat dgn HP saya dan saya “butuh” uang, maka klo ada yg mau membeli di harga 500rb pun, HP itu tetap akan saya jual (PBV 0,5x). Inilah harga diskon. Artinya jika kita tau “nilai” perusahaan dan kita bisa membelinya dibawah itu, maka secara tdk langsung kita sebenarnya sudah “untung” duluan. Tapi apakah metode ini benar-benar efektif? Jangan lupa kunjungi situs kami di https://eroseperwita.com buat lihat info menarik lainnya ya. SALAM PASSIVE INCOME...!!! #saham #belajarsaham #theinvestor #eroseperwita #pbv #valueinvesting #bursaefekindonesia #tradingsaham #investasi #investasisaham #sahamsyariah #yuknabungsaham

Leave a comment